-->
Radar Berita

Aktual Tajam Terpercaya

🔵 RADAR BERITA
⚡ RADAR BERITA — Aktual • Tajam • Terpercaya || Menyajikan Informasi Cepat, Akurat, dan Berimbang Seputar Politik, Hukum, Pemerintahan, Kriminal, dan Sosial Masyarakat || Informasi Iklan & Peliputan Hubungi WA 081279352944 •

Terkini

Puluhan Miliar Digelontorkan, Sejumlah Destinasi Wisata Kota Metro Kini Terbengkalai

2026/04/28, April 28, 2026 WIB Last Updated 2026-04-27T23:44:54Z


RADAR BERITA , Kota Metro – Ambisi besar menjadikan Kota Metro sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Lampung kini menuai sorotan. Sejumlah fasilitas wisata yang dibangun dengan anggaran puluhan miliar rupiah dari APBD maupun sumber pendanaan lainnya, saat ini justru berada dalam kondisi memprihatinkan, terbengkalai, dan jauh dari harapan awal.

Berdasarkan pantauan media ini, beberapa destinasi wisata yang sempat digadang-gadang menjadi ikon baru Kota Metro, seperti kawasan wisata alam Sumbersari, arena flying fox, kawasan DAM Raman, hingga wahana Capit Urang, kini terlihat kurang terawat. 
Sejumlah fasilitas tampak rusak, tidak berfungsi optimal, bahkan sebagian area terkesan dibiarkan tanpa pengelolaan yang jelas.
Kondisi tersebut memunculkan keprihatinan dari berbagai kalangan, salah satunya Aktivis MATTA Institute, Maya Dewi Larasati. Menurutnya, terbengkalainya sejumlah aset wisata tersebut merupakan cerminan lemahnya perencanaan pembangunan dan buruknya manajemen pengelolaan.

“Hal ini tentu sangat merugikan keuangan negara. Pembangunan yang menggunakan anggaran besar seharusnya dirancang secara matang, dengan skala prioritas yang jelas serta perencanaan jangka panjang yang terukur. 

Namun yang terlihat justru sebaliknya, yakni kurang profesional, minim perhitungan, dan lemah dalam pengelolaan,” ujar Maya.

Ia menilai, Pemerintah Kota Metro, khususnya dinas teknis yang membidangi sektor pariwisata, belum mampu mengoptimalkan potensi sumber daya alam yang dimiliki daerah. Padahal, dengan pengelolaan yang baik, sektor pariwisata dapat menjadi salah satu sumber pendapatan asli daerah sekaligus motor penggerak ekonomi masyarakat.

“Potensi alam yang dimiliki Kota Metro sangat besar. Namun tanpa manajemen yang profesional, visi yang jelas, dan komitmen pengelolaan berkelanjutan, seluruh potensi itu hanya akan menjadi proyek fisik yang akhirnya terbengkalai,” tambahnya.
Lebih lanjut, Maya menegaskan bahwa setiap rupiah anggaran negara yang telah digunakan harus dapat
 dipertanggungjawabkan secara transparan dan akuntabel. 

Menurutnya, aset-aset yang dibangun dengan uang rakyat tidak boleh dibiarkan rusak dan kehilangan fungsi.

“Negara telah mengeluarkan anggaran yang tidak sedikit. Karena itu, pemerintah wajib memastikan setiap investasi pembangunan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Jangan sampai uang rakyat habis untuk proyek yang pada akhirnya hanya menjadi simbol kegagalan perencanaan,” tegasnya.

Masyarakat pun berharap Pemerintah Kota Metro segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap seluruh proyek wisata yang ada, termasuk menyusun langkah revitalisasi, perbaikan tata kelola, serta strategi pengembangan yang lebih profesional dan berkelanjutan. 

Tanpa langkah konkret, aset wisata tersebut dikhawatirkan hanya akan menjadi beban daerah dan saksi bisu dari gagalnya perencanaan pembangunan.
 ( Red / Dha )
Komentar

Tampilkan