-->
Radar Berita

Aktual Tajam Terpercaya

🔵 RADAR BERITA
⚡ RADAR BERITA — Aktual • Tajam • Terpercaya || Menyajikan Informasi Cepat, Akurat, dan Berimbang Seputar Politik, Hukum, Pemerintahan, Kriminal, dan Sosial Masyarakat || Informasi Iklan & Peliputan Hubungi WA 081279352944 •

Terkini

Dugaan Setoran 20 Persen Dana BOS SMA Kemala Bhayangkari ke Yayasan, Kepsek Irit Bicara

2026/05/19, Mei 19, 2026 WIB Last Updated 2026-05-19T07:21:23Z
Lampung Utara — Pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di SMA Kemala Bhayangkari Kotabumi, Kabupaten Lampung Utara, tengah menjadi perhatian publik setelah muncul dugaan adanya setoran sebesar 20 persen dari dana BOS kepada pihak yayasan.

Informasi itu diungkap sumber internal sekolah yang meminta identitasnya dirahasiakan. Ia menyebut Dugaan setoran tersebut terjadi usai pencairan Dana BOS tahap pertama tahun anggaran 2026 pada Januari lalu.

Menurutnya dana yang diduga berasal dari anggaran Negara itu diantar langsung ke rumah Ketua Bidang Sosial Yayasan Kemala Bhayangkari, berinisial ( E ) oleh tiga pejabat sekolah sekaligus.

“Setoran 20 persen dari dana BOS itu benar ada. Diantar langsung ke rumah kediaman Ibu ( E ) pada Januari 2026 lalu,” ungkap sumber, Senin malam (4/5/2026).

Ia menjelaskan, uang tersebut dibawa oleh bendahara sekolah, Wakil Kepala Sekolah bidang Humas, serta Wakil Kepala Sekolah bidang Kurikulum.

“Ketiganya datang bersamaan. Nominalnya 20 persen dari total dana BOS SMA Kemala Bhayangkari yang cair,” bebernya.

Dugaan itu memantik tanda tanya besar terkait penggunaan dana BOS yang seharusnya diperuntukkan bagi kebutuhan operasional sekolah.

Diketahui dalam Permendikbudristek Nomor 63 Tahun 2022 ditegaskan bahwa dana BOS wajib digunakan sesuai 12 komponen pembiayaan sekolah dan dilarang dipotong maupun disetorkan kepada pihak mana pun.

Sementara itu, Kepala SMA Kemala Bhayangkari Kotabumi, Muhammad Abid Sidik dikonfirmasi sejumlah awak media, enggan memberikan penjelasan rinci terkait dugaan setoran tersebut. Ia berdalih sekolah berada di bawah naungan yayasan sehingga seluruh tanggapan resmi harus menunggu arahan yayasan.

“Saya tetap bertanggung jawab dalam menjalankan tugas di lingkungan sekolah. Namun untuk persoalan yang sedang menjadi perhatian ini, kami masih menunggu petunjuk dan arahan resmi dari Yayasan Kemala Bhayangkari,” ujar Abid, Senin (18/5/2026).

Ketika kembali dikonfirmasi terkait kebenaran dugaan setoran dana BOS tersebut, Abid tetap memilih irit bicara.

“Siap bang, saya gak berani ngambil statement. Abang pasti tahu siapa Ketua Yayasannya,” katanya singkat.

Meski demikian, Abid membenarkan bahwa total dana BOS yang diterima sekolahnya hampir mencapai Rp1 miliar dalam satu tahun anggaran dengan mekanisme pencairan dua tahap.

“Pencairan Rp 450 juta lebih untuk tahap pertama,”pungkasnya.

Dugaan setoran dana BOS ini kini menjadi perhatian masyarakat Lampung Utara.
Sejumlah pihak mendesak Dinas Pendidikan Provinsi Lampung dan Inspektorat segera turun tangan melakukan audit menyeluruh terhadap penggunaan dana BOS SMA Kemala Bhayangkari Kotabumi tahun anggaran 2026.( Red / Yon )
Komentar

Tampilkan