-->
Radar Berita

Aktual Tajam Terpercaya

🔵 RADAR BERITA
⚡ RADAR BERITA — Aktual • Tajam • Terpercaya || Menyajikan Informasi Cepat, Akurat, dan Berimbang Seputar Politik, Hukum, Pemerintahan, Kriminal, dan Sosial Masyarakat || Informasi Iklan & Peliputan Hubungi WA 081279352944 •

Terkini

MATTA Institute Soroti Dugaan 'Kecurangan ' Pelaksanaan Tes SPMB di SMAN 1 Metro

2026/06/12, Juni 12, 2026 WIB Last Updated 2026-06-12T01:14:40Z

Metro – Pelaksanaan Tes Potensi Akademik (TPA) dalam Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Pelajaran 2026/2027 di SMAN 1 Metro mendapat sorotan dari Masyarakat Transparansi Institute (MATTA Institute). Lembaga tersebut menilai terdapat sejumlah hal yang perlu dijelaskan secara terbuka guna menjaga kepercayaan publik terhadap proses seleksi penerimaan siswa baru.

Kornas MATTA Institute, Yudha Saputra, mengatakan pihaknya mencermati sejumlah informasi yang berkembang terkait pelaksanaan tes yang sempat mengalami gangguan sistem dan berujung pada pelaksanaan tes ulang bagi ratusan peserta.

Menurutnya, terdapat beberapa hal yang dinilai janggal dan perlu mendapatkan klarifikasi dari pihak penyelenggara agar tidak menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat.

“Karena ini menyangkut proses seleksi pendidikan yang sangat penting bagi masa depan peserta didik, maka seluruh tahapan harus dilaksanakan secara transparan dan dapat dipertanggungjawabkan. Kami melihat ada beberapa hal yang perlu dijelaskan secara terbuka kepada publik,” ujar Yudha, Kamis (11/6/2026).

Yudha menegaskan, MATTA Institute tidak bermaksud menyimpulkan telah terjadi pelanggaran ataupun kecurangan. Namun, pihaknya mendorong adanya evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan tes, termasuk terkait gangguan sistem yang menyebabkan peserta harus mengikuti ujian ulang.

Menurutnya, transparansi menjadi faktor penting untuk menjaga kredibilitas pelaksanaan SPMB, terutama ketika terjadi kendala teknis yang berdampak langsung terhadap peserta.

“Jangan sampai muncul persepsi negatif di masyarakat akibat minimnya informasi. Semua pihak tentu menginginkan proses seleksi berjalan objektif, adil, dan bebas dari praktik yang dapat merugikan peserta,” katanya.


MATTA Institute juga meminta pihak terkait, baik sekolah maupun penyelenggara sistem SPMB, untuk menyampaikan penjelasan secara rinci mengenai penyebab gangguan server, mekanisme tes ulang, serta langkah-langkah yang dilakukan untuk menjamin keamanan dan integritas hasil seleksi.

Selain itu, Yudha berharap adanya pengawasan dari instansi berwenang guna memastikan seluruh tahapan penerimaan peserta didik baru berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Prinsip transparansi dan akuntabilitas harus menjadi prioritas. Dengan begitu, hasil seleksi nantinya dapat diterima oleh seluruh pihak tanpa menimbulkan polemik,” tegasnya.

Hingga berita ini ditulis, pihak penyelenggara SPMB sebelumnya telah menyampaikan bahwa gangguan yang terjadi berasal dari kendala pada server aplikasi sehingga 204 peserta sesi kedua harus mengikuti tes ulang. Pelaksanaan tes ulang tersebut dilaporkan berjalan lancar dan seluruh peserta dapat menyelesaikan ujian sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Redaksi masih membuka ruang hak jawab dan klarifikasi dari pihak-pihak terkait guna menjaga keberimbangan informasi.
( Redaksi )

Komentar

Tampilkan