Metro, Radar Berita – Kejaksaan Negeri Metro terus menunjukkan komitmennya dalam membangun generasi muda yang sadar hukum melalui Program Jaksa Masuk Sekolah (JMS).
Program ini menjadi salah satu upaya preventif dalam menekan angka kenakalan remaja di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan digitalisasi yang semakin memengaruhi kehidupan para pelajar.
Melalui Program JMS, para jaksa hadir langsung di lingkungan sekolah untuk memberikan penyuluhan hukum kepada siswa mengenai berbagai persoalan yang kerap dihadapi remaja, seperti bahaya perundungan (bullying), judi online, penyalahgunaan media sosial, penyebaran hoaks, narkotika, hingga tindak pidana siber.
Kegiatan tersebut tidak hanya memberikan pemahaman mengenai aturan hukum, tetapi juga mengajak para pelajar untuk lebih bijak dalam menggunakan teknologi serta mampu membedakan perilaku yang dapat menjerumuskan mereka ke dalam pelanggaran hukum.
Program Jaksa Masuk Sekolah merupakan bentuk nyata kehadiran Kejaksaan di tengah masyarakat, khususnya dunia pendidikan.
Edukasi hukum sejak dini dinilai menjadi langkah strategis dalam membentuk karakter generasi muda yang disiplin, berintegritas, serta memiliki kesadaran akan hak dan kewajiban sebagai warga negara.
Selain penyampaian materi, para siswa juga diberikan kesempatan berdialog secara langsung dengan narasumber dari Kejaksaan Negeri Metro.
Hal ini diharapkan mampu meningkatkan pemahaman hukum sekaligus menumbuhkan keberanian para pelajar untuk menjauhi berbagai bentuk kenakalan remaja.
Di era digital saat ini, tantangan yang dihadapi generasi muda semakin kompleks. Oleh karena itu, sinergi antara Kejaksaan, sekolah, orang tua, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, sehat, dan bebas dari pengaruh negatif perkembangan teknologi.
Melalui Program Jaksa Masuk Sekolah, Kejaksaan Negeri Metro berharap para pelajar dapat menjadi generasi yang cerdas, berkarakter, taat hukum, serta mampu memanfaatkan kemajuan teknologi secara positif demi mewujudkan masa depan Indonesia yang lebih baik.
Reporter: Tim Radar Berita
Editor: Redaksi Radar Berita